Sebenarnya nama ini bukanlah hal yang enak untuk dikenang,
namanya diberikan oleh sang mantan.
Tapi tak mengapa, ia benar adanya.
Bahwa akulah sang Mentari, sekuat tenaga menerangi dan memberikan kehangatan pada jiwa-jiwa yang dingin -hingga bahkan beku.
Tanpa aku sadaripun, aku paham bahwa kadang kala sinarku menyakiti bahkan teriknya mengganggu kehidupan. Namun, itulah hidup, aku tetap akan dibutuhkan dalam jiwa-jiwa yang tak tenang.
Kenalkan, aku Ra, mentari yang engga selalu butuhkan,
dalam hidupmu.
Komentar
Posting Komentar